-->

Iklan

Benner Atas

Mahasiswi Universitas Mega Buana Palopo Teliti Pengaruh Pengelolaan Sampah terhadap Peningkatan Kasus DBD di Kelurahan Pajalesang

Admin
Senin, Juli 13, 2026 WIB Last Updated 2026-07-13T04:17:01Z


GEMBLOG, Palopo - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh mahasiswi Universitas Mega Buana (UMB) Palopo melalui kegiatan penelitian lapangan yang dilaksanakan di Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara, Kota Palopo, pada hari ini, Senin 13 Juli 2026.



Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penelitian di bidang kesehatan masyarakat yang bertujuan mengidentifikasi hubungan antara perilaku pengelolaan sampah dengan meningkatnya risiko penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut.


Dalam pelaksanaannya, para mahasiswi melakukan observasi langsung ke lingkungan warga serta wawancara dengan masyarakat untuk menggali informasi mengenai pola pembuangan sampah, kondisi sanitasi lingkungan, dan tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.


Selain mengumpulkan data, para mahasiswi juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah awal mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi penyebab utama penyakit DBD. Sampah yang menumpuk dan wadah-wadah yang dapat menampung air hujan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk tersebut apabila tidak dikelola dengan baik.


Kegiatan penelitian ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan aparat setempat yang berharap hasil penelitian dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus rekomendasi bagi pemerintah maupun masyarakat dalam meningkatkan upaya pencegahan DBD di Kota Palopo.


Melalui penelitian ini, diharapkan lahir solusi berbasis data yang mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dan menjaga kebersihan lingkungan. Peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kasus DBD yang hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan di berbagai daerah.


Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Universitas Mega Buana Palopo dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kesehatan dan lingkungan di tengah masyarakat.


"Mencegah DBD bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih adalah investasi terbaik untuk kesehatan masyarakat."


Di sela-sela kegiatan penelitian, sejumlah masyarakat yang ditemui di halaman Kantor Kelurahan Pajalesang menyambut baik kehadiran para mahasiswi Universitas Mega Buana Palopo. Mereka berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan pencegahan penyakit DBD di lingkungan mereka.


Salah seorang warga mengungkapkan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan di beberapa titik permukiman. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya perlu terus ditingkatkan agar lingkungan tetap bersih dan sehat.


Sementara itu, Ady, yang tergabung dalam Tim Gempar Muda, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian para mahasiswi yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan penelitian.


"Kami sangat mengapresiasi kegiatan adik-adik mahasiswi Universitas Mega Buana Palopo. Penelitian seperti ini sangat penting karena persoalan sampah bukan hanya menyangkut kebersihan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, terutama meningkatnya risiko penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kami berharap hasil penelitian ini menjadi masukan bagi pemerintah dan mampu membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan," ujar Ady saat ditemui di halaman Kantor Kelurahan Pajalesang.


Ady juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan budaya hidup bersih, mengurangi pembuangan sampah sembarangan, serta rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang atau Mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk).


Kegiatan penelitian yang berlangsung penuh antusias ini diharapkan tidak hanya menghasilkan data ilmiah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman DBD di Kota Palopo. (Ad/Red)


Editor: Tim Gempar Muda Info

Komentar

Tampilkan

  • Mahasiswi Universitas Mega Buana Palopo Teliti Pengaruh Pengelolaan Sampah terhadap Peningkatan Kasus DBD di Kelurahan Pajalesang
  • 0

Terkini