GEMBLOG, Palopo - Fenomena panggilan misterius tanpa suara atau yang dikenal sebagai silent call kini semakin marak dan meresahkan masyarakat. Banyak pengguna ponsel melaporkan menerima telepon masuk dari nomor tak dikenal, namun saat diangkat tidak terdengar suara apa pun, bahkan sering kali panggilan langsung terputus, Kamis (30/4/2026).
Meski terlihat sepele, praktik ini diduga bukan sekadar gangguan biasa. Silent call kerap digunakan oleh sistem otomatis atau auto dialer untuk menguji apakah suatu nomor aktif. Ketika panggilan diangkat, sistem akan menandai nomor tersebut sebagai “hidup” dan berpotensi dimasukkan ke dalam database tertentu.
Dari sinilah risiko mulai meningkat. Nomor yang telah terverifikasi aktif bisa menjadi target berbagai bentuk spam hingga penipuan, seperti penawaran hadiah palsu, pinjaman online ilegal, hingga upaya pengambilan data pribadi.
“Banyak orang tidak menyadari bahwa hanya dengan mengangkat telepon tanpa suara, mereka sudah ‘memberi sinyal’ bahwa nomor tersebut aktif,” ujar seorang pengamat keamanan digital. Ia menambahkan bahwa praktik ini sering menjadi langkah awal sebelum pelaku melancarkan aksi berikutnya.
Untuk menghindari risiko tersebut, masyarakat diimbau agar lebih waspada terhadap panggilan dari nomor yang tidak dikenal. Jika menerima silent call, sebaiknya segera tutup panggilan tanpa memberikan respons apa pun. Selain itu, pengguna juga disarankan untuk tidak menelepon kembali nomor mencurigakan dan memanfaatkan fitur pemblokiran panggilan spam yang tersedia di ponsel.
Penggunaan aplikasi identifikasi penelepon seperti Truecaller juga dapat membantu mengenali nomor yang berpotensi berbahaya.
Dengan meningkatnya modus kejahatan berbasis telekomunikasi, kesadaran dan kehati-hatian pengguna menjadi kunci utama untuk menghindari kerugian. Jangan anggap remeh panggilan tanpa suara bisa jadi itu adalah langkah pertama dari aksi penipuan yang lebih besar. (TIM/Red)



