GEMBLOG, MOROWALI - Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) berencana menggelar Musyawarah Daerah (Musda) perdana di Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Rencana tersebut menjadi topik perbincangan hangat di kalangan warga Luwu Raya yang bermukim dan beraktivitas di Morowali, Rabu (7/1/2026).
Musda perdana ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempererat silaturahmi antar warga Luwu Raya di wilayah perantauan. Selain itu, forum tersebut diharapkan mampu menjadi wadah penyatuan gagasan, pemikiran, serta program kerja yang berorientasi pada pelestarian nilai budaya, sosial, dan sejarah Luwu Raya.
Salah seorang warga Luwu Raya yang kini berdomisili di Morowali, Muh. Ukub, menilai pemilihan Bungku sebagai lokasi Musda memiliki nilai historis dan simbolik yang kuat. Menurutnya, hubungan antara Luwu dan Bungku telah terjalin sejak masa kerajaan.
“Kerajaan Luwu dengan Kerajaan Bungku telah menjalin hubungan kerjasama sejak lama dan merupakan batas wilayah provinsi teritorial dan wilayah kerajaan terdahulu,” terang Muh. Ukub.
Ia menambahkan, pelaksanaan Musda KKLR di Bungku bukan sekadar agenda organisasi, melainkan juga momentum penting untuk menghidupkan kembali memori sejarah serta mempererat hubungan emosional antardaerah yang memiliki ikatan kultural sejak lama.
Lebih jauh, Musda ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran KKLR dalam berbagai aspek, baik sosial, budaya, ekonomi, maupun pembangunan sumber daya manusia. Dengan soliditas organisasi, KKLR dinilai mampu berkontribusi positif bagi daerah tempat warganya bermukim, termasuk di Morowali yang saat ini terus berkembang sebagai kawasan industri strategis nasional.
“Hal ini menjadi momentum yang baik untuk menjalin hubungan yang lebih erat lagi dalam segala aspek,” lanjutnya.
Rencana Musda perdana tersebut mendapat sambutan positif dari warga Luwu Raya di Morowali. Mereka berharap kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik dan menghasilkan kepengurusan serta program kerja yang mampu menjawab kebutuhan organisasi sekaligus memperkuat persatuan warga Luwu Raya di tanah rantau. (Fadly/Red)



